Tuesday, January 12, 2021

Beasiswa Santri: “Santri Pondok Pesantren Al-Azhar Citangkolo Ngaji Sampai Universitas Al-Azhar Cairo-Mesir”

 


Banjar, Al Azhar Media

Sejumlah santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar, Citangkolo, Banjar, Jawa Barat melaksanakan doa dan tahlil bersama di Aula Jadid, pada Senin (11/1). Kegiatan itu dilakukan dalam rangka mendoa-kan dan menghormati keberangkatan Muhammad Rifky Mubarok Hidaytulloh. Sosok yang akrab disapa Kang Barok itu akan menimba ilmu di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

 

Pimpinan Pengasuh Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar KH Munawir Abdurrohim yang memimpin langsung kegiatan doa bersama itu menyampaikan, santri harus punya keinginan serta cita-cita yang tinggi”.

 

“Santri tidak boleh berkecil hati. Karena jika keinginan kita kuat, Allah SWT pasti akan memberikan jalan. Karena dengan itu kita akan bisa terangsang untuk terus bekerja keras dalam belajar,” kata Romo Kiai Munawir dalam sambutannya.

 

Kegiatan itu diikuti seluruh santri putra dan putri dengan penuh antusias. Disambut pula dengan gemuruh tepuk tangan dan decak kagum. Pasalnya, Kang Barok dikenal dengan seorang yang kerap menjadi photographer setiap kegiatan pondok dan kerap melempar guyonan. Kabar ia akan menimba ilmu di Al-Azhar Cairo itu membuat kejutan luar biasa. Hal itu tentu lantaran kerja keras dan ketekunan Kang Barok.

 

Dalam suatu waktu, ia pernah bercerita bahwa ia sudah mengikuti tes hampir tiga kali berturut-turut dan selalu menemui kegagalan.  Namun dengan bekal tekad dan semangat kuat, ia terus bejalar hal-hal berkaitan dengan studi di Al-Azhar Cairo Mesir. Sebab sudah menjadi cita-citanya sejak lulus dari SMK dan didukung penuh oleh kakeknya.

 

“Kakek ingin salah satu cucunya ada yang bisa menimba ilmu di luar (Timur Tengah),” begitu kata sang kakek, disampaikan Kang Barok.

 

“Ditambah waktu itu saya sedang dalam kondisi galau karena waku itu guru kita semua KH Muslih Abadurrohim wafat,” sambungnya.

 

Dari situ, ia memutuskan untuk pergi ke luar kota yakni Pare, Kediri, Jawa Timur. Hal itu untuk dilakukan guna menghibur diri serta les Bahasa Arab selama sebulan di sana. Lalu keinginan Kang Barok untuk belajar di Timur Tengah kian kuat.

 

“Saya terus belajar meskipun dalam kondisi pandemi di pondok, saya selalu bertanya perihal permasalahan yang tidak saya ketahui ke Abah Munawir atau ke Gus Syafiq serta teman pengurus-pengurus lainnya,” kata Kang Barok.

 

Ia mengaku mengikuti pendaftaran tes Tahdid Mustawa Camaba Al-Azhar Cairo, di Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab (Pusiba) Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia.

 

“Kebetulan (Pusiba OIAA Cabang Indonesia) membuka placement test angkatan ketiga Calon Mahasiswa Baru (Camaba) Universitas Al-Azhar Kairo tahun akademik 2020-2021,” paparnya.

 

Dikutip dari halaman resmi Komite Pendidikan Luar Negeri, dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, pada awalnya Pusiba lebih fokus pada upaya menyukseskan proses pengajaran dalam jaringan (daring) yang dilakukan pada peserta angkatan kedua yang akan selesai pada pertengahan Juni 2020.

 

Pusiba sendiri belum merencanakan seleksi berikutnya untuk angkatan ketiga, hingga akhirnya turun arahan atau ta’limat dari Pusat Bahasa di Cairo terkait pelaksanaan Tes Tahdid Mustawa. Kebijakan itu terkait seleksi dan pengajaran di Pusiba, terlebih dalam situasi khusus seperti pandemi saat ini.

 

“Melihat peluang tersebut tentunya saya segera bergegas daftar dan alhamdulillah diberi kemudahan dalam mengikuti tes dan lolos tercatat sebagai calon mahasiswa. Saya percaya ini adalah barokah dari para guru-guru dan kiai, serta orang tua saya di rumah dalam mendoakan saya. Tentunya jika tanpa doa restu, wallahua’lam akan bisa sejauh ini,” jelas Kang Barok.

 

Ia pun berpesan kepada para santri agar terus menjaga semangat untuk belajar, patuh terhadap kiai, dan menaati segala aturan di pondok. Sebab itulah, menurutnya, yang dapat mengantarkan santri ke gerbang kesuksesan.

 

“Bagi kakang-kakang santri dan mbak-mbak santri kita jaga semangat kita untuk belajar, nderek kiai, dan taat pondok. Karena itu yang mengantarkan kita ke gerbang kesuksesan,” pungkasnya.

 

(Syahrul Mubarok/Editor: Bad’ul/Alazhar Media/11/01/2021)


No comments:

Post a Comment