Thursday, February 20, 2020

Pesantren Citangkolo Bekerjasama dengan Polres Banjar Gelar FGD Keamanan Sekolah dan Pesantren

Banjar, Al-Azhar Media
Bagi orang-orang yang terlibat langsung dalam dunia pendidikan, entah itu di sekolah ataupun di pesantren,terciptanya lingkungan pendidikan yang tertib, aman dan nyaman merupakan hal yang utama. Mengingat hal tersebut, Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo Kota Banjar bekerjasama dengan Polres Banjar mengadakan Focus Group Discussion (FGD) di Aula Perpustakaan Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo Kota Banjar, Rabu, (19/02/2020).

Kegiatan tersebut mengangkat tema, "Keamanan Sekolah dan Pesantren Faktor Penting Dalam Mendukung Kegiatan Belajar Mengajar", berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB, dibuka oleh IPDA Eko Derajat dari KBO Binmas Polres Banjar, dihadiri oleh 25 peserta perwakilan dari lembaga-lembaga sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo Banjar. Serta hadir sebagai Narasumber, diantaranya, IPDA M Atang Efendy dari Kanit Dikyasa Satlantas Polres Banjar, AIPDA Yadi Hera Triyadi dari Binmas Polres Banjar,  dan Gus Ahmad Bananu Syafiq sebagai Ketua Santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo Banjar.

Dalam sambutannya, KBO Binmas Polres Banjar, Eko Derajat mengatakan, FGD merupakan kegiatan rutinan dari Binmas Polres Banjar sebagai upaya memberikan pencerahan pengetahuan tentang pentingnya peningkatan keamanan.
"Kami bersyukur, masih ada orang yang memiliki rasa kepedulian terhadap peningkatan ketertiban dan keamanan. Karena saya kira ketertiban dan keamanan adalah hal yang paling utama dalam proses belajar mengajar," katanya
Selain itu, Babinkamtibmas Polres Banjar, Yadi Hera Triyadi, saat penyampaian materi mengatakan kekhawatirannya terhadap berbagai problematika sosial seperti kenakalan remaja, pencurian, pembunuhan bahkan paham-paham yang mengarah pada disintegrasi bangsa, kini secara perlahan sudah memasuki lembaga-lembaga pendidikan. Menurutnya, hal tersebut penting untuk dicegah oleh semua pihak, khususnya para guru yang terlibat langsung dalam pendidikan, agar keamanan dan ketertiban lembaga pendidikan masih bisa terjaga.
"Dengan adanya FGD ini, setidaknya kita bisa saling mengingatkan satu sama lain akan peningkatan keamanan," ungkap Yadi.
Selain dari pihak Polres Banjar, Ketua Santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Ahmad Bananu Syafiq, yang akrab disapa Gus Syafiq, melalui penyampaian materinya ia mengatakan, sebagai orang Islam yang berpahamkan Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah, persoalan ketertiban dan keamanan adalah hal yang paling utama. Karena menurutnya, dengan terus meningkatkan keamanan dan ketertiban, akan tercipta sebuah kemaslahatan. Sudah semestinya, lanjut Syafiq, para kalangan pesantren melalui bidang keamanannya, atau para guru serta para peserta didiknya melalui organisasi siswa seperti Osis, Pramuka atau Tim Patroli Keamanan Sekolahnya selalu waspada dan terus berupaya meningkatkan ketertiban dan keamanan.

"Kewaspadaan mesti dilakukan sejak dini, apalagi sekarang kita menuju masa Penerimaan siswa atau santri baru, harus lebih digalakan lagi. Semoga melalui FGD ini, dengan bersinergi pihak kepolisian, kita memahami betapa pentingnya peningkatan ketertiban dan keamanan dimanapun kita berada," pungkasnya.
(19/02/2020/Alazhar Media/Aji M Iqbal )

No comments:

Post a Comment